Persaingan Ketua Umum PSSI di Kongres Luar Biasa (KLB)
-
Senin, 20 Februari 2012
No Comments
PSSI akan kembali memanas setelah memanasnya kisruh IPL dan ISL yang memakan korban para pemain timnas Indonesia. Dan kali ini manajer Persepam Madura Achsanul Qosasih siap bersaing memperebutkan kursi PSSI 1 alias ketua umum lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar KPSI.Nama Achsanul berhasil melewati tahap verifikasi calon ketua umum dan kini bersaing dengan sejumlah nama lain untuk menggantikan Djohar Arifin Husin. "Target saya Ketum PSSI," ujarnya.
KLB versi KPSI ini memang masih menjadi polemik. Kongres ini tidak diakui oleh PSSI, namun didukung oleh mayoritas anggota PSSI. Para anggota ini sudah kehilangan rasa percaya terhadap ketua umum karena sejumlah kebijakan yang dinilai sarat kepentingan.
Menurut Achsanul, KLB nanti akan diikuti para pemilik suara sah sesuai kongres PSSI di Solo, Juli 2011. Menurut estimasi, akan ada 74 pemilik suara yang memastikan datang, sementara sisanya masih setia terhadap ketum Djohar Arifin Husin.
"Jika 74 pemilik suara hadir, ini sudah menguasai suara PSSI yang sebanyak 101 suara. Saya tergantung dari kondisi ini. Apa menyuarakan KLB atau tidak. Jika ya maka akan mudah menentukan kandidat," lanjutnya.
Manajer Persepam itu optimistis lolos. “Saya tidak pernah melakukan money politik. Jadi mereka sudah tahu kondisi psikologis saya," tandasnya.
Target Achsanul yang utama saat menjadi ketua umum nanti adalah menyatukan kompetisi yang terpecah akibat polemik tersebut, untuk memperbaiki kualitas timnas.
Karena ada satu kompetisi yang diakui PSSI dan satu lagi tidak diakui, sementara timnas hanya boleh diperkuat pemain yang berasal dari kompetisi sah PSSI, membuat kekuatan timnas Indonesia saat ini berkurang lebih dari 70 persen.
"Saat ini, siapa yang kenal dengan wajah pemain timnas kita. Tapi kita tidak usah saling menyalahkan. Terpenting, kita harus berusaha menjadikan sepakbola kita menjadi baik," pungkasnya.
Perseteruan antara ISL dan IPL memang sudah berjalan cukup lama, dan ini membuat para pemain dan klub menjadi bingung apalagi di mata FIFA dan AFC mengenai kinerja PSSI yang buruk. Menteri Pemuda dan Olahraga akhirnya sudah bertemu langsung dengan PSSI. Andi Mallarangeng pun sekali lagi menegaskan pada PSSI untuk mengakui kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Ditengah carut marutnya isu PSSI rupanya ada sebuah iktikat baik PSSI dengan membuat sebuah target yang menjadi motiviasi sebuah organisasi. PSSI menargetkan Timnas Indonesia bisa menembus Piala Dunia 2022 atau paling lambat 2026.
Nama Dahlan Iskan menteri BUMN ini memang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan publik, bukan hanya dibidang kinerja BUMN yang dinilai tegas namun ada isu yang menyebutkan Dahlan Iskan akan jadi ketua PSSI. Saat kepengurusan PSSI masih dalam hitungan bulan, nama Dahlan Iskan mendadak muncul sebagai calon ketua umum yang baru. Menteri BUMN itu punya syarat jika dirinya benar-benar ada yang mencalonkan.
Dualisme di persepakbolaan Indonesia antara IPL dan ISL mendapat tanggapan yang serius dari kiper andalan SFC Ferry Rotinsulu. Sampai sekarang permasalahan di tubuh PSSI memang belum kelar, dan penjaga gawang Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu, berharap agar PSSI segera menyelesaikan konflik dualisme kompetisi sepak bola di Indonesia. Harapan itu disampaikannya saat merayakan ulang tahunnya yang ke-29 di Lapangan Sepak Bola Garuda, Palembang, Rabu (28/12/2011).
Rupanya PSSI bersikukuh untuk menarik semua klub ke IPL dan salah satunya Persib Bandung yang kemarin ditangai PSSI dan akhirnya memberikan surat resmi kepada Persib Bandung yang meminta mereka untuk kembali ke kompetisi IPL. Deadline pun sudah diberikan. Menurut situs resmi Persib, PSSI secara resmi mengirim surat kepada PERSIB perihal pelaksanaan kompetisi. Surat tersebut diserahkan perwakilan PSSI, Agus Yasmin, di Kantor PERSIB, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung, Selasa (27/12) pukul 16.00 WIB.
Mengingat kisruh PSSI atas ISL dan IPL membuat beberapa klub dan pemain makin tidak fokus bermain laga profesional, hal ini juga berimbas pada tim Persisam Putra Samarinda yang merasa dirugikan. Didatangi perwakilan PSSI dalam upaya mendekati klub-klub yang mengikuti Indonesian Super League (ISL), pihak Persisam Putra Samarinda mengusulkan kompetisi itu diakui saja oleh PSSI.
Keputusan Rahmad darmawan mundur dari pelatih timnas U23 sepertinya langsung ditanggapi serius oleh PSSI, dengan cara mencari
Link List